HomeGaya HidupAneh! Pohon-pohon Sepatu ini Bermunculan di Seluruh Dunia

Aneh! Pohon-pohon Sepatu ini Bermunculan di Seluruh Dunia

Tidak ada yang tahu mengapa pohon-pohon sepatu ini ada, tetapi ada teori berkisar dari pembunuh berantai hingga ritual kesuburan.

Source: Jeff Borda / Flickr

Manusia memiliki keinginan alami untuk meninggalkan jejak mereka di dunia, baik sebagai ekspresi ego atau hanya sebuah kenakalan.

Hal tersebut cukup biasa terjadi, misalnya coretan-coretan di kamar mandi umum, ataupun mural-mural dan coretan di kolong jembatan.

Tetapi kadang-kadang, simbol-simbol dan tanda-tanda tersebut ditinggalkan orang di tempat umum dan menjadi sebuah keindahan tersendiri. Contohnya kunci yang dipasang orang-orang di jembatan di Paris, atau pesan-pesan yang berusia puluhan tahun yang ditulis oleh pengunjung untuk Elvis di “the gates of Graceland”.

Dan yang tidak kalah mengherankan adalah adanya “pohon sepatu”, yaitu sebuah Pohon di lokasi-lokasi yang secara acak tersebar di beberapa negara, yang dihiasi dengan sepatu kets, sepatu bot, sandal, sepatu es dan jenis sepatu lainnya.

Tidak seperti jembatan Love Locks di Paris atau “the gates of Graceland”, pohon-pohon sepatu tersebut ada di ratusan tempat, di seluruh dunia, dan siapa saja bisa memulainya.

Tapi cerita asal pohon sepatu ini jauh lebih menarik dan kompleks.

Fenomena ini dimulai di Amerika Utara, era dimana terjadi depresi besar, ketika orang-orang yang tinggal di komunitas yang sama terkadang menggantung sepasang sepatu tambahan di pohon untuk diambil orang lain, karena tidak semua orang dapat memiliki sepatu.

Ketika era depresi berakhir, tradisi itu berlanjut. Amerika terlibat dalam serangkaian perang – seperti Perang Dunia II, kemudian invasi Korea dan Vietnam. Dan tentara yang pulang dari medan perang di luar negeri mulai mengikat sepatu bot militer mereka bersama-sama dan melemparkan mereka ke pepohonan sebagai cara untuk mengatakan, “Saya selesai; waktu untuk bab baru. “

Kebiasaan yang tidak biasa ini entah bagaimana, pada titik tertentu, menular keluar dari Amerika Utara dan ke benua lain. Tapi sepertinya tidak ada yang tahu bagaimana atau kapan atau mengapa kebiasaan ini bisa tersebar.

Source: Waymarking.com

Menurut ratusan foto yang diposting di Waymarking.com, pohon-pohon sepatu  ini terdapat di Hawaii, Australia, Jerman, Belanda, Inggris, Afrika Selatan, dan lain-lain.

Anda juga akan menemukan bukti pohon-pohon sepatu di Cina, Rusia, Timur Tengah dan hampir setiap sudut lain dari planet yang luas ini.

Beberapa orang membuat cerita yang menakutkan, yaitu Legenda di sekitar pohon sepatu di Salem, Michigan, menyatakan bahwa pembunuh berantai lokal memakukan sepatu korbannya ke batang pohon untuk menghitung berapa banyak nyawa yang diambilnya.

Sementara itu, seorang penulis untuk The Toronto Sun melaporkan bahwa, di Eropa dan Inggris, pohon sepatu adalah “semacam ritual kesuburan.” Agak menjengkelkan, dia tidak mengatakan apa ritual itu.

Jika Anda menjelajahi internet cukup lama, Anda juga akan menemukan anekdot dari orang-orang yang telah melemparkan sepatu dari orang mati yang dicintai tinggi ke pohon terdekat, sebagai semacam memorial.

Beberapa orang menulis pesan atau prestasi pribadi pada sepatu mereka, biasanya dengan spidol permanen, sebelum melemparkannya ke pohon. 

Di beberapa tempat, terdapat kepercayaan bahwa jika Anda menyebabkan sepasang sepatu jatuh dari pohon, itu akan menghadirkan nasib buruk bagi kehidupan.

Namun, banyak juga pendapat masyarakat umum yang menyatakan bahwa pohon-pohon itu ada hanya karena keusilan dan kebiasaan orang-orang suka melempar sepatu mereka ke pepohonan.

Ini “hanya tradisi lokal kecil yang unik,” kata Kristin Connon, seorang penulis yang tinggal di dekat pohon sepatu di “Smalltown, USA,”, tentang pohon sepatu. Seorang penulis Roadside America, mengatakan bahwa pohon sepatu tidak lebih dari “ritual aneh oleh penduduk setempat yang bosan.”

Jika tujuan awal melempar sepatu lama Anda ke pohon adalah untuk “tinggalkan jejak Anda”, maka itu sudah sangat berhasil.

Source: sondahl.com

Banyak dari pohon-pohon sepatu ini telah ada lebih lama daripada rumah-rumah di sekitarnya . Mereka “diturunkan dari generasi ke generasi,” kata seorang penulis The Record, sebuah surat kabar di Canada Waterloo Region.

Tentu, pepohonan akhirnya akan mati. Mereka bisa juga roboh oleh angin kencang, seperti pohon sepatu raksasa di Beaver, Arkansas yang menjadi korban badai 18 tahun lalu. Atau mereka akan dihancurkan oleh buldoser, atau dibakar, seperti pohon di Priest Lake, Idaho.

Apakah tradisi pohon sepatu ini akan lenyap dari muka bumi?

Mungkin tidak. Justru mungkin akan lebih banyak berkembang. Karena kita manusia, yang mempunyai kehidupan singkat, akan terus berusaha untuk meninggalkan jejak sehingga generasi mendatang akan menerima sepotong sejarah budaya kita. Betapapun kecilnya, bagaimanapun anehnya budaya itu.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *